Jumat, 6 November 2026

Polsek Tinanggea Bersama Mahasiswa KKN Unsultra Dampingi Orang Tua Warga Desa Akuni Tangani Kenakalan Remaja

Rian A
1 Min Baca
Polsek Tinanggea Bersama Mahasiswa KKN Unsultra Dampingi Orang Tua Warga Desa Akuni Tangani Kenakalan Remaja

Konawe Selatan - Upaya pencegahan kenakalan remaja dilakukan melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan oleh jajaran Polsek Tinanggea bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Tenggara. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/01/2026) pukul 17.20 WITA hingga selesai, bertempat di Polsek Tinanggea, Kelurahan Ngapaaha, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan terhadap orang tua atau wali warga Desa Akuni terkait kasus kenakalan remaja. Pendampingan dilakukan untuk mencari solusi terbaik melalui penyelesaian secara kekeluargaan, dengan tujuan memberikan pembinaan terhadap para pelaku.

Anggota Polsek Tinanggea, Aiptu Made Sumartawan, menyampaikan bahwa pendekatan kekeluargaan merupakan langkah penting dalam menangani persoalan remaja.

“Kami lebih mengedepankan pembinaan dan penyelesaian secara kekeluargaan. Harapannya, anak-anak tidak merasa tertekan dan masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri serta masa depannya,” ujarnya.

Selain pendampingan kepada orang tua, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kepada anak-anak dan remaja usia dini. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya membatasi pergaulan yang berpotensi menimbulkan masalah, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta tidak terlibat dalam tindak pidana lainnya.

“Pergaulan yang salah dapat membawa dampak besar bagi masa depan anak. Karena itu, kami mengingatkan agar remaja berani menolak narkoba dan aktivitas yang melanggar hukum,” tambah Made Sumartawan.

Mahasiswa KKN Kelompok 3 Ilmu Pemerintahan Universitas Sulawesi Tenggara turut berperan aktif dalam mendampingi proses pembinaan tersebut, sekaligus membantu menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada remaja dan orang tuanya. Salah satu mahasiswa KKN menekankan pentingnya peran orang tua dalam pengawasan anak.

“Orang tua perlu lebih peka terhadap perilaku, pergaulan, dan aktivitas anak sehari-hari. Komunikasi yang baik dalam keluarga menjadi kunci utama mencegah anak terjerumus dalam pergaulan bebas,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara Polsek Tinanggea dan mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Tenggara, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran orang tua dan remaja akan pentingnya peran lingkungan keluarga dalam membentuk karakter anak, sekaligus menjadi langkah preventif untuk menekan angka kenakalan remaja di wilayah Kecamatan Tinanggea.

Berita BerikutnyaSengketa Tanah Warga Desa Watumeeto Berakhir Damai, Polsek Lainea dan Mahasiswa KKN Unsultra Fasilitasi Mediasi
Bagikan:

Baca Juga