Dir Narkoba Polda Sultra: Sulawesi Tenggara Kini Jadi Tujuan Peredaran Sabu, Bukan Lagi Sekadar Tempat Transit

Kendari - Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo, S.I.K., S.H., M.Hum, mengungkapkan pernyataan penting terkait perkembangan situasi peredaran narkotika di wilayah Sultra. Dalam konferensi pers terbaru, Jumat 1 Agustus 2025, usai pengungkapan tiga kasus besar peredaran sabu, ia menegaskan bahwa Sulawesi Tenggara saat ini bukan lagi hanya berfungsi sebagai wilayah transit narkotika, melainkan telah menjadi daerah tujuan utama dalam distribusi narkotika jenis sabu.
Pernyataan ini didasari oleh fakta di lapangan, di mana dalam beberapa kasus terakhir ditemukan jumlah barang bukti sabu yang sangat besar, dengan distribusi langsung ke beberapa titik permukiman di wilayah Sultra, termasuk Kendari dan Kolaka. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa permintaan dan peredaran narkoba di Sulawesi Tenggara telah meningkat signifikan, dan tidak lagi hanya sebagai jalur lintasan untuk daerah lain.
“Dulu Sultra dikenal sebagai jalur lintas atau transit peredaran narkoba dari luar pulau, tapi dengan melihat data dan jumlah barang bukti yang kami temukan akhir-akhir ini, Sulawesi Tenggara telah berubah menjadi wilayah tujuan distribusi,” tegas Kombes Bambang.
Perubahan pola ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak, termasuk aparat penegak hukum dan masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kerja sama dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba. Polda Sultra berkomitmen untuk terus menekan laju peredaran narkotika dengan langkah-langkah penindakan yang lebih agresif dengan memperkuat jaringan dan menjalin sinergi dengan instansi terkait.
Lebih lanjut, Kombes Bambang mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika. “Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan oleh aparat saja. Butuh partisipasi aktif dari masyarakat agar kita benar-benar bisa menyelamatkan daerah ini dari kehancuran generasi akibat narkoba,” pungkasnya.
Berita BerikutnyaPolda Sultra Bekuk Jaringan Fredy Pratama, 3,2 Kg Sabu Disita
Baca Juga
Polda Sultra Bersama Forkopimda Gelar Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Idul Fitri 1447 H
KENDARI — Polda Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (5/3/2026), bertempat di Aula Dachara. Kegiatan ini merupakan bagian dari…
OJK dan Bareskrim Polri Geledah PT MASI Terkait Dugaan Manipulasi IPO dan Insider Trading, Dua Tersangka Ditetapkan
Jakarta Selatan – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di kantor sekuritas PT MASI yang berlokasi di Gedung Treasury Tower, Kawasan District 8, SCBD, Kebayoran…
Pemprov Sultra Bersama Polda Sinergi Pantau Harga Pangan. Kapolda : Harga Pangan Relatif Stabil
Kendari - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara bersama Polda Sultra memperketat pengawasan harga dan ketersediaan pangan dengan melakukan pemantauan langsung di sejumlah pusat perbelanjaan dan gudang logistik, Rabu…
Ditbinmas Polda Sultra Gelar Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H, Tanamkan Nilai Ibadah dan Kamtibmas kepada Pelajar
Kendari – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 H, Direktorat Binmas Polda Sultra berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Pesantren Kilat bertema…
Ditresnarkoba Polda Sultra Musnahkan Barang Bukti Narkotika, Wakapolda Tegaskan Ancaman Serius bagi Generasi Muda
Kendari - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus periode Desember 2025 hingga Januari 2026, Rabu 4 Maret 2026. Kegiatan pemusnahan tersebut…
Ditbinmas Polda Sultra Bagikan 50 Paket Takjil kepada Masyarakat
Kendari — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara kembali menunjukkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan dengan menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada…






